Intermezzo

Hari-hari ketika aku tidak menerima telepon (karena bising), ketika aku menolak permohonan berjumpa (karena jauh), ketika aku tidak lagi memperhatikanmu (karena dikelilingi banyak orang yang pantas lebih diperhatikan), ….

Akhir-akhir ini saya semakin sering diminta mengajar/melatih ke berbagai tempat, termasuk daerah-daerah terpencil. Akan tetapi mengingat berbagai keterbatasan terpaksa saya tolak. Barangkali ada diantara pengunjung blog ini yang tergerak ingin membantu, untuk mengetahui kebutuhan yang mendesak silakan klik di sini.

1a.

Intermezzo

Posted by: “Efdinal Alamsyah” efdinal@cbn.net.id efdinalalamsyah

Thu Jul 10, 2008 12:57 am (PDT)

Daripada milis sepi dan garink…
++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ ++++++++Sebuah toko yang menjual suami baru saja dibuka di kota New York dimana wanita dapat memilih suami.

Diantara instruksi2 yang ada di pintu masuk terdapat instruksi yang enunjukkan bagaimana aturan main untuk masuk toko tersebut.

“Kamu hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI”

Toko tersebut terdiri dari 6 lantai dimana setiap lantai akan menunjukkan sebuah calon kelompok suami.

Semakin tinggi lantainya, semakin tinggi pula nilai lelaki tersebut. Bagaimanapun, ini adalah semacam jebakan. Kamu dapat memilih lelaki di lantai tertentu atau lebih memilih ke lantai berikutnya tetapi dengan syarat tidak bisa turun ke lantai sebelumnya kecuali untuk keluar dari toko..Lalu, seorang wanita pun pergi ke toko “suami” tersebut untuk mencari suami..

Di lantai 1 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 1 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan dan taat pada Tuhan Wanita itu tersenyum, kemudian dia naik ke lantai selanjutnya.

Di lantai 2 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 2 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan,dan senang anak kecil

Kembali wanita itu naik ke lantai selanjutnya.
Di lantai 3 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 3 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan,senang anak kecil dan cakep banget. ” Wow”, tetapi pikirannya masih penasaran dan terus naik.

Lalu sampailah wanita itu di lantai 4 dan terdapat tulisan Lantai 4 :
Lelaki di lantai ini yang memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil, cakep banget dan suka membantu pekerjaan rumah.
”Ya ampun !” Dia berseru, ”Aku hampir tak percaya”

Dan dia tetap melanjutkan ke lantai 5 dan terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 5 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang
anak kecil,cakep banget,suka membantu pekerjaan rumah, dan memiliki rasa romantis.

Dia tergoda untuk berhenti tapi kemudian dia melangkah kembali ke lantai 6 dan terdapat tulisan seperti ini :

Lantai 6 : Anda adalah pengunjung yang ke 4.363.012. Tidak ada lelaki di lantai ini.Lantai ini hanya semata-mata bukti untuk wanita yang tidak pernah puas.

Terima kasih telah berbelanja di toko “Suami”.
Hati-hati ketika keluar toko dan semoga hari yang indah buat anda.
“Kirimin email ini ke para lelaki buat lelucon dan ke para wanita yang bisa menerima kenyataan..”

Satu pemikiran pada “Intermezzo

  1. intermezzonya cukup manarik, manusia itu tidak ada yang sempurna, masing-masing punya kelemahan dan kelebihan, kita hanya bisa menyeimbangkan kedua hal tersebut sehingga semuanya menjadi nampak sempurna dan indah.Kalo harus sempurna seperti yang kita inginkan, kemungkinan sampai kapanpun kita tidak akan menikah alias punya suami..ha..ha..

    Setuju

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s