Pancasila

Pada akhir bulan September sampai awal Oktober selalu saja menjadi masa ketika Pancasila sering diperbincangkan. Sayang sekali, paling tidak menurut pendapat saya, perbincangan itu lebih banyak sebagai upaya untuk mengingat peristiwa pada masa lampau. Sedikit sekali, kalau tidak mau dikatakan tidak ada sama sekali, perbincangan mengenai Pancasila untuk masa depan.

Mengajar Mata Kuliah Pancasila bukan merupakan pengalaman baru. Sejak sepuluh tahun yang lalu sudah pernah menjadi dosen mata kuliah ini. Akan tetapi, saat ini saya merasa perlu hal baru dalam mengajar mata kuliah ini. Saya berpendapat Pancasila perlu terus dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman termasuk perkembangan ilmu pengetahuan.

 Salah satu kelemahan, kalau tidak mau dikatakan kesalahan, yang saya alami ketika belajar Pancasila adalah diminta menerima sesuatu (pendapat) sebagai kebenaran tanpa diberitahu bagaimana menentukan sesuatu itu sebagai kebenaran sehingga sesuatu pendapat benar.

Keleluasaaan berpendapat yang saya berikan kepada mahasiswa ternyata mendapat tanggapan yang beragam. Mahasiswa yang tidak sependapat (saya sebenarnya ingin mengatakan mereka tidak mau berpikir) nampak memandang keleluasaan itu sebagai kesalahan sehingga sempat terdengan kata-kata bahwa dosen ini “sesat”. Akan tetapi, tidak kalah banyak mahasiswa yang menjadikan keleluasaan itu sebagai kesempatan untuk berpikir dan berpendapat sendiri.

Satu pemikiran pada “Pancasila

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s