In De Koz Di Kozi

In De Koz Di Kozi

Dimana-mana cukup banyak mahasiswa yang harus pergi jauh dari tempat asal berpisah dari orang tua. Salah-satu kebutuhan utama dari mahasiswa semacam ini adalah tempat tinggal.

Selama ini kebutuhan mahasiswa tersebut dapat dipenuhi dengan keberadaan usaha kos-kosan atau kontrakan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut mahasiswa memerlukan uang yang tidak dapat dikatakan kecil. Kenyataannya, selalu saja ada mahasiswa yang mengalami kesulitan uang untuk kosan atau kontrakan.
Di sisi lain di berbagai kota tempat perguruan tinggi berada cukup banyak orang yang kelebihan tempat tinggal, baik berupa rumah kosong maupun rumah yang berpenghuni tetapi masih ada tempat/kamar yang tidak dihuni/digunakan. Selama ini, kelebihan tempat tinggal ini dimanfaatkan melalui usaha kos-kosan atau kontrakan. Akan tetapi, sampai saat ini masih cukup banyak tempat tinggal yang belum digunakan sebagai kos-kosan atau kontrakan dengan berbagai alasan. Jumlah tempat tinggal yang belum dimanfaatkan ini cukup banyak, paling tidak menurut pengamatan saya di kota Medan.
Keadaan di atas, antara lain dapat diperkirakan dari kenyataan bahwa setiap tahun selalu saja ada mahasiswa yang berangkat dari satu kota (termasuk Medan) ke kota lain meskipun di kota tersebut terdapat perguruan tinggi. Jumlah tersebut akan semakin bertambah jika diperhitungkan juga orang yang berpindah ke kota lain dengan alasan pekerjaan atau alasan lain. Akan tetapi, sebagian dari tempat tinggal tersebut tidak menarik untuk dijadikan kos-kosan atau kontrakan mahasiswa karena berlokasi jauh dari lokasi perguruan tinggi. Oleh karena itu, harus ada daya tarik khusus agar mahasiswa bersedia tinggal di sana.
Sebagaiman telah disampaikan bahwa sebagian dari tempat tinggal tersebut masih dihuni oleh para orang tua termasuk orang tua yang memang sudah sangat tua dari segi usia seperti para pensiunan. Kenyataannya, para orang tua ini selalu saja memerlukan teman dengan berbagai alasan, termasuk tetapi tidak terbatas sebagai pengganti keberadaan anak-anak mereka, teman ngobrol/diskusi, atau sekedar teman agar tidak merasa sepi atau ketakutan seiring dengan peningkatan kejahatan.
Selama ini, kebutuhan para orang tua tersebut dipenuhi dengan memperkerjakan pembantu dan mengharuskan pembantu tinggal di rumah yang sama. Akan tetapi, keberadaan pembantu tidak akan mampu memenuhi kebutuhan para orang tua itu secara lengkap, seperti teman diskusi mengingat pengetahuan yang dimiliki pembantu secara umum sangat terbatas. Bagi para orang tua itu uang bukan masalah atau kebutuhan lagi mengingat sebagian memiliki pensiun dan umumnya orang tua yang ditinggalkan anak-anaknya dikarena anak-anak mereka berhasil sehingga mampu tinggal di rumah lain bahkan di kota lain.
Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa ada dua pihak yang perlu dipertemukan, yaitu mahasiswa yang memerlukan tempat tinggal tetapi kesulitan uang untuk membayar dan keluarga yang kelebihan uang tetapi memerlukan teman.
Berdasarkan kenyataan itu, mengingat lokasi tempat tinggal para orang tua ini jauh dari kampus maka harus ada daya tarik agar mahasiswa mau tinggal di sana. Salah satu daya tarik yang dapat ditawarkan adalah tempat tinggal tersebut diberikan secara gratis bahkan jika dimungkinkan atau diperlukan para orang tua itu dapat memperlakukan mahasiswa itu seperti anak sendiri. Memperlakukan mahasiswa sebagai anak sendiri berarti memenuhi kebutuhan-kebutuhan lain mereka juga berupa biaya-biaya yang lazim dibutuhkan mahasiswa.
Secara singkat kegiatan usaha ini adalah mempertemukan mahasiswa yang kekurangan uang dan para orang tua yang berkecukupan uang tetapi membutuhkan teman dan penyaluran kelebihan uangnya. Melalui kegiatan usaha ini mahasiswa akan dimungkinkan mendapatkan tempat tinggal atau kosan tanpa perlu membayar bahkan menerima tambahan dana dari orang lain. Mahasiswa akan menikmati kos yang seolah-olah dibayari atau dikosi orang lain sehingga dinamakan In De Koz Di Kozi. Untuk kegiatan yang sangat bermanfaat ini, saya yakin kedua belah pihak akan rela memberikan sejumlah uang jasa kepada In De Koz Di Kozi.

—–bnpds—–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s