Semua berubah

Sebagai orang yang pernah menjadi pemain sepak bola walaupun hanya sekedar ikut kompetisi Tarkam tetapi greget juga melihat prestasi sepakbola negara  ini yang tidak kunjung maju (baca: tidak menjadi juara dalam berbagai kompetisi/kejuaraan).

Tanggal 2 Januari 2011 saya ikut keponakan-keponakan bermain futsal.  Ternyata semua telah berubah: tidak ada lagi lompatan tinggi, tidak ada lagi kecepatan lari, tidak ada lagi kelincahan mengocek si kulit bundar, tidak ada lagi terkaman, tidak ada lagi……

Sebelum waktu berakhir saya sudah tidak sanggup lagi melanjutkan permainan: Mata berkunang-kunang, napas sesak, tangan keseleo, ….. Beruntung masih sadar sehingga secara sengaja berhenti sebelum diberhentikan atau berhenti dengan sendirinya.

Saya semakin sadar, semua berubah, termasuk kemampuan fisik ku. Dalam banyak hal perubahan itu berarti penurunan kemampuan bahkan tidak mampu lagi sama sekali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s